Type Here to Get Search Results !

Kodim Bengkalis Turun Kelapangan Akibat Abrasi dan Banjir Sangat Serius di Sepanjang Pulau Bengkalis

BENGKALIS (AktualBersuara.Com) - Pasca hantaman Banjir dan Abrasi di sepanjang garis pantai utara Pulau Bengkalis, Kecamatan Bengkalis-Riau, Komandan Kodim (Dandim) 0303 Bengkalis, Letkol. Inf. Endik Yunia Hermanto diwakili Kasdim Mayor. Arh. Sudiyono bertindak cepat dan lakukan peninjauan ke lapangan, Senin (12/12/2022).

Bersama unsur terkait seperti BPBD, Dinas PUPR, Perangkat Desa, Tokoh Pemuda dan Masyarakat, Mayor Sudiyono mengaku prihatin melihat dampak abrasi yang meluluhlantakkan perkebunan serta lahan dan banjir yang menggenangi permukiman penduduk di Desa Senggoro, Simpang Ayam dan Desa Wonosari, Bengkalis-Riau.

“Atas nama Komandan Kodim 0303 Bengkalis kami sangat prihatin atas apa yang terjadi saat ini. Situasi di lapangan akibat abrasi dan banjir sangat serius. Oleh karena itu kita hadir secara langsung ke lapangan bersama instansi terkait untuk mengetahui secara langsung kondisi dan situasi terbaru di tengah masyarakat,” kata Kasdim 0303 Bengkalis, Mayor Sudiyono.

Sembari meninjau dampak banjir dan abrasi, pihaknya juga membawa dan menyerahkan bantuan pangan sempena program Babinsa Masuk Dapur kepada warga kurang mampu, terlebih bagi mereka yang secara langsung terdampak bencana tersebut. 

“Semoga bantuan yang kita serahkan ini bermanfaat. Komandan Kodim Bengkalis haturkan maaf karena berhalangan hadir tersebab adanya jadwal kegiatan lainnya, oleh karenanya kami hadir mewakili Dandim untuk mendengar dan melihat secara langsung kondisi masyarakat yang terdampak abrasi dan banjir,” ungkapnya.

Mayor Sudiyono menegaskan, fenomena yang terjadi dengan dampak yang disebabkannya harus ditanggapi dengan serius. Sebab, situasi di lapangan dinilai sudah cukup parah dan mengganggu aktifitas harian masyarakat. Seluruh prajurit diperintahkan siaga di pos yang sudah disediakan guna beraksi cepat bila ada kejadian darurat.

Abrasi yang merusak ribuan hektare lahan dan perkebunan masyarakat serta banjir yang terjadi dinilai menjadi tantangan bersama untuk di tanggulangi. Oleh karenanya, Kodim 0303 Bengkalis bersama pemerintah daerah kabupaten Bengkalis berupaya maksimal menentukan langkah apa yang harus ditempuh agar polemik kebencanaan tersebut dapat diatasi. “Salah satunya dengan pembuatan pemecah gelombang di bibir pantai. Hal ini penting, karena pesisir Bengkalis mayoritasnya adalah tanah gambut rentan abrasi. Jadi harus disegerakan,” sarannya.

Kemudian, Kabid Kedaruratan BPBD Bengkalis, Suratman mengatakan, keadaan tersebut menjadi perhatian khusus. Pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi Riau bahkan ke Pusat untuk melaksanakan upaya pengusulan sesuai dengan jenjang kewenangannya untuk diusulkan ke Pemerintah Provinsi dan Pusat terkait dengan abrasi massal ini.

“Akan kita buka komunikasi dengan Pemprov bahkan Pusat agar keadaan saat ini dapat sama-sama ditanggapi. Nanti akan kita panggil pihak perusahaan dan duduk bersama untuk menyelesaikan permasalahan ini. Kita semua harapkan solusi terbaik,” singkat Suratman. ** (Rls/Brt)
Baca Juga

Below Post Ad