Type Here to Get Search Results !

Temuan di BPK Riau, Kadisdik Bengkalis: Semuanya Sudah Dikembalikan ke Kas Daerah

BENGKALIS (AktualBersuara.Com) - Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Riau menemukan beberapa Paket Pekerjaan Proyek Bangunan di Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis bermasalah.

Dalam data diperoleh Proyek Pekerjaan di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis yang bermasalah tersebut yaitu kekurangan volume pekerjaan dan ketidaksesuaian harga. 

Enam paket pekerjaan itu berada di bidang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). 

Untuk di Bidang SD, BPK Perwakilan Riau menemukan kekurangan volume pekerjaan dan ketidaksesuaian harga satuan dalam pekerjaan rehab ruang kelas SD Negeri 12 Bantan dan SD Negeri 30 Bantan.

Pekerjaan rehab ruang kelas SD Negeri 12 Bantan, dikerjakan oleh CV DDA, dengan nilai Rp739 juta. Dalam pekerjaannya, ditemukan kekurangan volume senilai Rp22,5 juta dan koreksi harga satuan Rp4 juta. 

Berdasarkan uji lab, terdapat kekurangan volume atas 26 item pekerjaan. Tidak hanya itu, BPK Perwakilan Riau juga menemukan kelebihan bayar sebanyak Rp4 jutaan.

Untuk pekerjaan rehab ruang kelas SD Negeri 30 Bantan, BPK Perwakilan Riau menemukan kekurangan volume senilai Rp15 juta, ketidaksesuaian harga satuan Rp4 jutaan dan kelebihan bayar Rp4,8 juta. Pekerjaan tersebut dilakukan oleh CV FA, dengan nilai Rp725 juta. Berdasarkan hasil uji lab, ditemukan kekurangan volume di 20 item pekerjaan. 

Selanjutnya di Bidang SMP, BPK Perwakilan Riau menemukan masalah di pekerjaan rehab ruang kelas SMP Negeri 1 Bengkalis, yang dikerjakan CV FC senilai Rp1,4 miliar.

Dalam temuannya, terdapat kekurangan volume atas 32 item pekerjaan senilai Rp23 juta, ketidaksesuaian harga Rp15 juta dan terjadi kelebihan bayar Rp15 jutaan.

Selanjutnya, dalam pekerjaan rehab SMP Negeri 1 Talang Muandau, ditemukan kekurangan volume pada 7 item pekerjaan. Adapun nilainya Rp5 jutaan. Pekerjaan ini, dikerjakan oleh CV MSU, dengan nilai Rp1,3 miliar.

Belum sampai di situ, pekerjaan rehab ruang kelas SMP Negeri 6 Mandau juga menjadi temuan BPK Perwakilan Riau. Pekerjaan yang dikerjakan CV CM dengan nilai Rp1,3 miliar itu ditemukan kekurangan volume pada dua item pekerjaan senilai Rp2 jutaan.

Terakhir, kekurangan volume pada tujuh item di pekerjaan rehab ruang kelas SMP Negeri 8 Pinggir. Pekerjaan itu dilakukan oleh CV CM senilai Rp1,3 miliar. Dalam hal ini, kekurangan volume pekerjaan senilai Rp90 jutaan.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bengkalis, Hj Kholijah saat dikonfirmasi menyebutkan Itu kan temuan BPK Perwakilan Provinsi Riau tapi dana nya sudah lama dikembalikan ke kas daerah.

"Untuk hasil temuan di BPK Provinsi Riau sudah kita tindaklanjuti dengan menyurati pihak kontraktor, KPA, PPTK, dan pihak kontraktor," kata Kadisdik Kabupaten Bengkalis, Hj Kholijah Kamis (14/07/22) via Whatsapp kepada awak media.

Ditambahkanya, pengembalian hasil temuan di BPK Perwakilan Provinsi Riau tersebut terkait adanya beberapa pekerjaan proyek bermasalah di Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis terakhir pada Bulan Juni.

"Karena banyak item nya, di pertengahan juni sudah selesai semua nya dikembalikan ke kas Daerah," pungkas Hj Kholijah yang juga mantan Kadisnaker Kabupaten Bengkalis ini. ***
Baca Juga

Below Post Ad