-->
Type Here to Get Search Results !

Pohon Primadona Permigastara Itu Bernama Sawit

PROVINSI RIAU memiliki kebun sawit terluas di Indonesia, hampir 3,4 juta hektar. Jadi benarlah jika Riau dikenal bawah minyak, atas minyak. Bawah crude oil, atas palm oil. Lalu apa hubungannya Permigastara? Jika concern Permigastara ke depan adalah energi baru dan terbarukan. Ini tentu kabar baik.

Energi terbarukan berbasis minyak sawit dapat membantu mengatasi krisis energi yang dihadapi banyak negara. Energi terbarukan berbasis kelapa sawit akan menjadi solusi dan primadona global.

Program pengembangan bahan bakar nabati (BBN) jenis biodiesel menjadi salah satu program yang dilaksanakan pemerintah guna menggenjot capaian bauran EBT menuju 23% pada tahun 2023. 

Sejak diluncurkan pemanfaatannya pada tahun 2008, program pemanfaatan biodiesel secara nasional terus berkembang dengan baik, baik dari segi volume, campuran, ataupun jumlah perusahaan yang terlibat dalam bidang ini.

BBN memang memberikan kontribusi yang cukup signifikan pada konsumsi energi nasional yang hingga saat ini masih didominasi oleh energi fosil dan dimungkinkan dapat memberikan kontribusi 15% pada penurunan gas.

Pemerintah melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 252.K/10/MEM/2020 telah menetapkan Badan Usaha BBM dan BBN Jenis Biodiesel serta alokasi besaran volume untuk pencampuran BBM jenis minyak solar yaitu sebesar 9,2  Juta kL periode Januari-Desember 2021.

Peran Bahan Bakar Nabati atau dalam hal ini biodiesel cukup besar dalam pencapaian EBT, di mana berkontribusi sebesar 2% terhadap capaian bauran energi baru terbarukan. Dengan pencampuran B30, maka kontribusi dari biodiesel terhadap bauran energi nasional ini akan menjadi lebih besar lagi, apalagi jika bisa sampai B40 dan seterusnya.

Manfaat yang didapat dari program BBN menurutnya cukup besar berdampak pada penghematan devisa dengan mengurangi impor BBM. Apalagi proyek biorefinery dimasukkan ke dalam Proyek Strategis Nasional.

Linier dengan pernyataan Ketua Umum DPN Permigastra yang memulai dari Riau. Riau yang tidak hanya kaya dengan energi fosil, tapi juga kaya sumberdaya bahan bakar nabati. Pohon Permigastara itu adalah sawit yang kini harganya makin legit.

Tahun 2021 ini merupakan tahun keemasan industri sawit karena harga CPO global mencapai puncak tertinggi dalam sejarah. Sepanjang 2021, harga rata-rata CPO di atas USD 1.000 per metrik ton bahkan mencapai puncak tertinggi USD1.390 per metrik ton pada Oktober lalu.

Apapun itu, memulai dari Riau, adalah pernyataan yang benar. Riau layak mencatatkan dirinya sebagai daerah penghasil BBN terbaik di Indonesia. Semua sudah tersedia, tinggal bersinergi.

Duri, 03 Desember 2021.
Penulis: Agung Marsudi Sekretaris DPK Permigastara Kabupaten Bengkalis.
Baca Juga