Type Here to Get Search Results !

OPJT Tol Permai Ajak Masyarakat Tingkatkan Keselamatan Berkendara Menjelang Nataru 2021

PEKANBARU (AktualBersuara.Com) - Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021, PT Hutama Karya (Persero) atau Hutama Karya mengajak masyarakat meningkatkan keselamatan berkendara di sepanjang Jakarta Outer Ring Road Seksi S (JORR-S), Akses Tanjung Priok (ATP), dan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Ketua Tim Satgas Nataru dan EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Tjahjo Purnomo, mengatakan, peningkatan kesadaran berkendara saat Natal dan tahun Baru 2021 perlu ditingkatkan karena di saat-saat itulah volume kendaraan mulai meningkat di sepanjang jalan tol.

Keselamatan berkendara sesuai dengan kampanye SETUJU - Selamat Sampai Tujuan - yang digaungkan Hutama Karya sejak 2019 lalu.

Tjahjo menambahkan, kesadaran berkendara dimulai dengan hal-hal kecil. “Memperhatikan kondisi fisik saat menyetir. Bila Lelah dan mengantuk, hendaknya langsung istirahat di Rest Area terdekat dan dilarang meneruskan perjalanan. Karena, bila sampai terjadi microsleep maka risiko kecelakaan akan tinggi,” katanya, Jumat (24/12/2021).

Microsleep adalah kondisi dimana orang tanpa tersadar tertidur dengan durasi singkat, biasanya sekitar 5-10 detik saja. Walau tidur singkat, namun microsleep menjadi salah satu faktor utama kecelakaan di sepanjang jalan tol.

Lebih lanjut, Tjahjo juga mengimbau masyarakat untuk tidak bermain ponsel saat menyetir: membalas pesan, menerima telepon, apalagi membuat konten video sambil berkendara adalah hal-hal yang sangat dilarang. 

“Selain membahayakan diri sendiri, aktivitas seperti ini juga membahayakan orang lain,” tutur Tjahjo.

Tjahjo mengaku, belakangan ini ada masyarakat yang membuat konten video sambil menyetir dan memacu kecepatan kendaraannya, lalu mengunggahnya di media sosial. Hal seperti ini tidak dibenarkan sama sekali, selain tidak keren, masyarakat yang melakukan aktivitas tersebut juga bisa kena tilang.

“Karena kami sudah memasang CCTV di setiap satu kilometer di jalan tol dengan dua arah kamera. Jadi, bila ada masyarakat yang bermain ponsel saat berkendara, polisi akan turun tangan,” tegasnya. (Red/Pas)
Baca Juga

Below Post Ad