-->
Type Here to Get Search Results !

Desa Koto Masjid Raih Terbaik II Anugerah Desa Wisata Indonesia, Bupati Kampar Harapkan ini

JAKARTA (AktualBersuara.Com) - Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto berharap dengan prestasi yang luar biasa ini, akan muncul destinasi-destinasi wisata yang lainnya di Kabupaten Kampar.

"Dengan prestasi juara II desa Koto Masjid pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 kategori Souvenir, semoga dengan prestasi ini akan muncul destinasi-destinasi wisata Riau khususnya di kabupaten Kampar yang memang dikenal dengan banyaknya destinasi wisata alam dan kuliner. Kami sangat mendukung terhadap majunya wisata di Kampar," papar Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto usai menerima trophy Anugerah Desa Wisata Indonesia tahun 2021 yang di taja oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia di Jakarta pada hari Selasa (07/12/2021) kemarin.

Bupati Kampar menegaskan bahwa kecamatan XIII Koto Kampar layak menerima penghargaan ini, karena jika di lihat desa Koto Masjid memiliki destinasi wisata yang luar biasa, begitu juga dengan kuliner yang beragam.

"Persiapan yang telah kita lakukan tidak sia-sia," kata Catur yang didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten Kampar Zulia Dharma dan Kepala Dinas Kominfo dan Persandian kabupaten Kampar Yuricho Efril.

Dengam hasil ini, kata Catur, membuktikan bahwa kabupaten Kampar memiliki pesona tersendiri dan masih banyak destinasi yang menarik di kabupaten Kampar. 

"Desa Koto Masjid salah satu desa perpaduan wisata dan kuliner," ujar Bupati Kampar.

Catur melihat kesiapan Koto Masjid selaku wakil Riau yang masuk pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021.

"Alhamdulilah, kita masuk nominasi 50 Anugerah Desa Wisata Nasional Award 2021, dan hasilnya kita peroleh juara II," ucap Catur.

Ditegaskan Catur, bahwa prestasi ini tidak terlepas dari dukungan seluruh masyarakat kabupaten Kampar, khusunya kecamatan XIII Koto Kampar, Gubernur Riau H Syamsuar, Dinas Pariwisata provinsi Riau. 

'Dan yang tidak kalah pentingnya  bimbingan dan arahan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia," pungkasnya. (Red/Rio)
Baca Juga