-->
Type Here to Get Search Results !

Berkat Program JKN-KIS Helly Sekeluarga Terlindungi Kesehatannya

DUMAI (AktualBersuara.Com) - Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan mengisahkan perjalanan panjang hingga sampai di tahun 2021. 

BPJS Kesehatan terus melakukan upaya optimalisasi pengelolaan Program JKN-KIS ke tengah-tengah masyarakat.

Helly (52) salah seorang pekerja sebuah badan usaha yang berada di Kota Dumai serta ayah dari dua orang anak ini sudah beberapa kali memanfaatkan kartu JKN-KIS miliknya, saat istri dan anak-anaknya sakit beberapa waktu silam.

“Sebagai pekerja saya sangat bersyukur perusahaan tempat saya bekerja mendaftarkan seluruh karyawannya menjadi peserta program JKN-KIS, sehingga kami sebagai pekerja ini tidak khawatir lagi terhadap jaminan kesehatan kami dan keluarga,” terangnya, beberapa minggu yang lalu. 

Helly terdaftar sebagai Peserta Penerima Upah dari PT. Patra Badak Arun Solusi.

Sebagai seorang pekerja tentunya Helly merasa nyaman dengan fasilitas yang diberikan oleh perusahaan, selain jaminan kesehatan, perusahaan tempatnya bekerja juga mengikuti program-program lain yang terkait dengan jaminan tenaga kerja.

“Alhamdulillah jaminan pelayanan kesehatan sekarang sudah semakin baik dan lebih mudah mengaksesnya, apalagi BPJS Kesehatan selalu meluncurkan inovasi-inovasi baru terkait pelayanan peserta dan selalu di-update, contohnya aplikasi Mobile JKN. Saya sangat terbantu dengan adanya aplikasi Mobile JKN ini, salah satunya saya bisa melakukan pendaftaran ke fasilitas kesehatan secara online jadi lebih efisien waktu, bisa mengecek status kepesertaan saya, ubah atau ganti fasilitas kesehatan dan banyak lagi yang bisa dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN ini,” tutur Helly.

Terkait pengalamannya dalam pemanfaatan kartu JKN-KIS Helly menjelaskan, sejauh ini ia dan keluarga belum pernah mendapatkan layanan kesehatan rawat inap di rumah sakit. 

"Tapi kalau sakit biasa seperti demam, sakit kepala atau sakit perut saya dan keluarga selalu memanfaatkan kartu JKN-KIS ini untuk berobat ke klinik,” terang Helly.

Disinggung masalah iuran atau premi yang dipotong dari gaji, Helly juga menjelaskan tidak keberatan gajinya dipotong untuk iuran JKN-KIS yang penting pelayanan kesehatan ia dan keluarga terjamin.

“Kita tidak mungkin bisa menyisihkan penghasilan untuk biaya kesehatan, biaya kesehatan kan mahal kalau tidak secara bergotong royong mana mampu kita sendiri mengelolanya, lagi pula seperti saya ini hanya karyawan biasa,” ungkap Helly.

Helly berharap program JKN-KIS ini terus dipertahankan karena banyak sekali masyarakat terbantu dengan adanya program ini. ”Syukurlah negara kita sangat peduli dengan kesehatan masyarakatnya, kami juga mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah mengelola Program JKN-KIS dan telah memberikan manfaat yang terbaik untuk masyarakat,” tutupnya. (Red/Brt)
Baca Juga