-->
Type Here to Get Search Results !

Pengakuan Warga, Kehadiran JKN-KIS Memberikan Manfaat Bagi Masyarakat

DUMAI (AktualBersuara.Com) - Memiliki enam orang buah hati bagi Yanti Novitasari (45), merupakan anugerah terbesar yang diberikan sang Pencipta dalam hidupnya, ia selalu bersyukur akan anugerah yang ia miliki itu. “Walaupun kami hidup sederhana tapi keluarga kami selalu bahagia dengan kehadiran enam orang buah hati kami ,” tutur Yanti.

Suami Yanti bekerja serabutan, sedangkan ia mengambil upah mencuci pakaian di Komplek Perumahan Pertamina yang kebetulan tidak terlalu jauh dari tempat tinggalnya. “Suami saya sudah lama tidak bekerja, dulu sebelum pandemi suami saya bekerja sebagai supir mobil angkutan barang tapi semenjak pandemi ini tidak lagi karena pengangkutan barangpun sudah sepi,” jelasnya.

Saat ditemui di Puskesmas Bukit Timah Yanti sedang membawa anaknya berobat. anak Yanti yang kelima sudah dua hari mengalami muntah-muntah, setelah diperiksa, kata dokter hanya demam biasa ia berharap anaknya segera sembuh.

Yanti dan keluarganya terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dari segmen PBI APBD. “Saya sudah lama mendapatkan kartu KIS ini sejak tahun 2014, syukur Alhamdulillah dengan adanya kartu KIS ini kami tidak khawatir dengan biaya berobat semua dijamin. 

Anak saya juga pernah di rawat inap di RSUD, ketika itu dia sakit muntaber dua minggu juga dirawat di rumah sakit untunglah ada kartu KIS ini sehingga saya tidak terlalu khawatir dengan biayanya. Pelayanan di rumah sakit juga bagus, pengurusan administrasi juga tidak susah pokoknya program JKN-KIS ini betul-betul membantu masyarakat,” katanya.

Kehadiran Program JKN-KIS memang begitu besar manfaatnya dirasakan oleh masyarakat, terutama bagi masyarakat yang tidak mampu. Dampak ekonomi akibat kondisi pandemi ini sangat dirasakan masyarakat, banyak yang kehilangan mata pencaharian karena perusahaan atau usaha tempat mereka bekerja tidak bisa lagi beroperasi secara maksimal dan harus melakukan pengurangan tenaga kerja.

“Kami benar-benar merasakannya, sejak Covid-19 melanda negeri ini ekonomi keluarga kami mengalami masalah karena suami saya tidak lagi mempunyai pekerjaan tetap, untunglah biaya berobat dijamin pemerintah melalui program JKN-KIS sehingga meringankan beban ekonomi keluarga kami,” pungkas Yanti. (Red/Brt)
Baca Juga