-->
Type Here to Get Search Results !

Emilia: Program JKN-KIS Memberikan Rasa Aman Kepada Masyarakat

DUMAI (AktualBersuara.Com) - Emilia 41 tahun, adalah seorang ibu rumah tangga biasa yang sehari-hari bekerja mengurusi keluarganya. Emilia memiliki dua orang anak yang mana anak pertamanya sudah bekerja sedangkan anak keduanya masih duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Ia bersyukur anak pertamanya sudah bisa mandiri karena sudah bekerja di salah satu perusahaan swasta yang ada di Kota Dumai.

“Alhamdulillah anak pertama saya sudah bekerja dan sudah lepas dari tanggungan saya bahkan dia bisa bantu-bantu ekonomi keluarga,” terang Emilia.

 Ia juga menjelaskan bahwa anaknya juga mendapatkan kartu JKN-KIS dari perusahaan tempat anaknya bekerja.

Suami Emilia bekerja sebagai seorang petani yang penghasilannya tidak tetap tergantung dari hasil panen yang didapat.

"Ya namanya juga petani bergantung pada hasil tanaman yang dipanen kalau lagi banyak ya lumayanlah hasilnya tapi kalau lagi hasil panen sedikit ya mau bagaimana lagi, yang penting disyukuri saja,” pungkas Emilia saat dijumpai di Puskesmas Bukit Timah, Jumat (22/10/21) beberapa hari yang lalu.

Saat ditemui di Puskesmas Bukit Timah Emilia sedang membawa anaknya untuk berobat.

“Sejak kemarin anak saya sudah demam panasnya agak tinggi, saya khawatir makanya cepat-cepat saya bawa ke sini,” ungkapnya.

Emilia beserta keluarganya terdaftar di Puskesmas Bukit Timah sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertamanya (FKTP) dari segmen PBI APBD.

"Kami bersyukur mendapatkan kartu KIS ini, terus terang ini sangat membantu dan sangat bermanfaat bagi keluarga kami, apalagi dengan kondisi Pandemi seperti sekarang ini sangat terasa bagi kami dampaknya," kata dia.

“Sejauh ini memang tidak ada keluarga saya yang mengalami penyakit serius, paling anak kedua saya ini yang kadang-kadang sering sakit atau demam, ya mudah-mudahanlah jangan sampai ada yang punya penyakit berat, tapi kita kan tidak tahu ke depannya yang penting dengan ada program JKN-KIS ini kami tidak terlalu memikirkan lagi biaya untuk berobat. Dulu waktu belum ada program JKN-KIS berat juga setiap kali berobat harus menyiapkan terlebih dahulu biayanya,” jelas Emilia.

Saat ditanya terkait program JKN-KIS Emilia menyampaikan terima kasih dan sangat bersyukur dengan adanya program JKN-KIS ini sangat membantu dan meringankan beban masyarakat terutama bagi masyarakat yang tidak mampu. 

“Harapan saya program JKN-KIS ini tetap dipertahankan karena banyak masyarakat yang tertolong, coba bayangkan kalau seandainya masyarakat seperti saya harus memikirkan lagi biaya untuk berobat, bisa terpenuhi biaya hidup sehari-hari saja sudah bersyukur,” tutupnya. (Red/Brt)
Baca Juga